<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Physics Program</title>
<link href="http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1396" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1396</id>
<updated>2026-06-10T07:59:52Z</updated>
<dc:date>2026-06-10T07:59:52Z</dc:date>
<entry>
<title>Pengujian Kualitas Citra pada CT Simulator Menggunakan Toss Phantom dengan Variasi Luas Region Of Interest (ROI)</title>
<link href="http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1474" rel="alternate"/>
<author>
<name>Edward, Sharon Gracia</name>
</author>
<id>http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1474</id>
<updated>2025-07-01T02:06:56Z</updated>
<published>2025-01-10T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengujian Kualitas Citra pada CT Simulator Menggunakan Toss Phantom dengan Variasi Luas Region Of Interest (ROI)
Edward, Sharon Gracia
Kanker merupakan penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel abnormal, &#13;
dengan jumlah kematian mencapai 10 juta pada tahun 2020 menurut WHO. &#13;
Radioterapi merupakan salah satu metode pengobatan kanker dengan menggunakan &#13;
radiasi pengion secara terarah untuk membunuh sel kanker. Dalam praktiknya, CT &#13;
simulator berperan penting sebagai alat pencitraan yang akan menangkap citra &#13;
anatomi tubuh pasien secara 3D. Data ini akan digunakan untuk menentukan lokasi &#13;
sel kanker, jaringan sehat disekitarnya, serta mendukung pendistribusian dosis &#13;
secara optimal dalam pembuatan planning terapi. Oleh karena itu, diperlukan &#13;
pengujian terhadap kualitas citra pada CT simulator untuk menjamin kualitas citra &#13;
yang dihasilkan mampu membedakan setiap bagian tubuh yang dipindai dengan &#13;
baik. Melalui kegiatan kerja magang yang dilakukan di instalasi radioterapi &#13;
Primaya Hospital Tangerang, penulis melakukan analisis pengujian kualitas citra &#13;
pada CT simulator dengan memvariasikan ukuran daerah ROI. Pengujian ini &#13;
bertujuan untuk mengevaluasi kualitas citra yang dihasilkan CT simulator serta &#13;
menentukan ukuran ROI yang tepat agar nilai CT number yang diperoleh akurat. &#13;
Hasil pengujian ini mendukung akurasi hasil citra yang sangat penting dalam &#13;
perencanaan terapi.
</summary>
<dc:date>2025-01-10T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengujian Kualitas Detektor Ion Chamber Farmer 2000</title>
<link href="http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1472" rel="alternate"/>
<author>
<name>Theos, Nicholas Austrin</name>
</author>
<id>http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1472</id>
<updated>2025-07-01T01:50:03Z</updated>
<published>2025-01-10T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengujian Kualitas Detektor Ion Chamber Farmer 2000
Theos, Nicholas Austrin
Linac (Linear Accelerator) adalah perangkat utama dalam radioterapi yang &#13;
digunakan untuk memberikan radiasi dengan akurasi tinggi sebagai metode &#13;
pengobatan kanker. Akurasi dosis radiasi yang dihasilkan dinilai melalui proses &#13;
Quality Assurance (QA) yang dilakukan secara rutin, mencakup pengujian harian, &#13;
bulanan, hingga tahunan. Quality Assurance ini melibatkan penggunaan detektor &#13;
ion chamber Farmer 2000 untuk mengukur dosis absolut, memverifikasi kalibrasi, &#13;
dan mengevaluasi kestabilan linac, guna memastikan dosis yang dihasilkan sesuai &#13;
dengan treatment planning. Karena pentingnya peran detektor dalam keberhasilan &#13;
terapi pasien, diperlukan pula QA pada detektor itu sendiri untuk menjamin nilai &#13;
pengukuran yang akurat dan andal. Sebagai bagian dari kegiatan magang di &#13;
Primaya Hospital Tangerang, penulis melakukan pengujian QA pada detektor ion &#13;
chamber Farmer 2000. Pengujian ini mencakup uji reproduktibilitas atau presisi, &#13;
linearitas, dan kebocoran arus. Hasil pengujian menunjukkan bahwa detektor &#13;
memiliki reproduktibilitas yang baik, menghasilkan nilai dosis yang linear terhadap &#13;
peningkatan tegangan, serta tidak menunjukkan adanya kebocoran arus. Hal ini &#13;
mengonfirmasi bahwa detektor ion chamber Farmer 2000 memenuhi standar &#13;
jaminan kualitas yang diperlukan untuk mendukung akurasi dosis radiasi linac
</summary>
<dc:date>2025-01-10T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Akumulasi Aktivitas Radiofarmaka TC-99M  MDP pada Sternum dan Spine saat  Pemeriksaan Bone Scan Pasien Kanker Payudara Dengan Metode ROI (Region of Interest)</title>
<link href="http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1452" rel="alternate"/>
<author>
<name>Zendrato, Kent Juan Nataniel Yaoisokhi</name>
</author>
<id>http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1452</id>
<updated>2025-06-10T07:43:07Z</updated>
<published>2025-01-13T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Akumulasi Aktivitas Radiofarmaka TC-99M  MDP pada Sternum dan Spine saat  Pemeriksaan Bone Scan Pasien Kanker Payudara Dengan Metode ROI (Region of Interest)
Zendrato, Kent Juan Nataniel Yaoisokhi
Magang ini dilakukan selama dua bulan di instalasi kedokteran nuklir &#13;
Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. Banyak hal yang &#13;
telah dilakukan dan dipelajari selama magang di instalasi kedokteran nuklir RSPAD &#13;
Gatot Soebroto, diantaranya yaitu penjelasan mengenai kedokteran nuklir, peran &#13;
fisikawan medis pada instalasi kedokteran nuklir, asas proteksi radiasi yang berlaku &#13;
di instalasi kedokteran nuklir, prinsip kerja alat Single Photon Emission Computed &#13;
Tomography (SPECT), beberapa pemeriksaan yang ada di instalasi kedokteran &#13;
nuklir, terapi pada kedokteran nuklir, dan elusi radiofarmaka. Selain magang, &#13;
penulis juga mengambil beberapa data pasien untuk keperluan laporan magang &#13;
berupa akumulasi aktivitas pasien kanker payudara pada tulang sternum dan spine &#13;
menggunakan metode Region of Interest (ROI). Berdasarkan hasil data yang &#13;
didapatkan, akumulasi aktivitas tertinggi terdapat pada tulang spine.
</summary>
<dc:date>2025-01-13T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Evaluasi Nilai Noise dan Homogeneity Hasil Citra CT Scan pada Phantom Kepala setelah Kalibrasi Harian</title>
<link href="http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1430" rel="alternate"/>
<author>
<name>Samaliwu, Evelin Trivena</name>
</author>
<id>http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1430</id>
<updated>2025-03-28T04:19:08Z</updated>
<published>2025-01-06T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Evaluasi Nilai Noise dan Homogeneity Hasil Citra CT Scan pada Phantom Kepala setelah Kalibrasi Harian
Samaliwu, Evelin Trivena
Kegiatan kerja magang telah dilaksanakan selama dua bulan di instalasi radiologi Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta. Program magang mencakup berbagai aktivitas meliputi quality control (QC), evaluasi dosis, pengujian apron, dan uji paparan. Fokus laporan ini adalah evaluasi nilai noise dan homogeneity hasil citra CT-Scan pada phantom kepala setelah dilakukan kalibrasi harian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai homogenitas untuk mode kepala berada pada rentang -1,96 hingga 0,81 HU dan mode tubuh antara -1,78 hingga 1,28 HU, di mana kedua nilai tersebut masih berada dalam batas toleransi yang ditetapkan yaitu 0 ± 4 HU. Pengukuran noise citra menghasilkan nilai 3,49-3,67 HU untuk mode kepala (toleransi 2,88-3,90 HU) dan 4,98-5,37 HU untuk mode tubuh (toleransi 4,27-5,77 HU). Berdasarkan seluruh hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa performa sistem CT-Scan masih memenuhi standar batas toleransi yang telah ditetapkan.
</summary>
<dc:date>2025-01-06T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
