<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Management Program</title>
<link href="http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/26" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/26</id>
<updated>2026-06-10T07:44:06Z</updated>
<dc:date>2026-06-10T07:44:06Z</dc:date>
<entry>
<title>Pengaruh Work-Life Balance dan Employee Engagement terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada Generasi Milenial di Kabupaten Tangerang)</title>
<link href="http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1583" rel="alternate"/>
<author>
<name>Kirani, Agnes Neisha</name>
</author>
<id>http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1583</id>
<updated>2026-01-21T08:06:43Z</updated>
<published>2026-01-05T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Work-Life Balance dan Employee Engagement terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada Generasi Milenial di Kabupaten Tangerang)
Kirani, Agnes Neisha
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan&#13;
employee engagement terhadap kinerja karyawan generasi milenial di Kabupaten&#13;
Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode&#13;
survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan generasi&#13;
milenial sebagai responden dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial work-life balance berpengaruh&#13;
positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, demikian pula employee&#13;
engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara&#13;
simultan, work-life balance dan employee engagement terbukti berpengaruh&#13;
signifikan terhadap kinerja karyawan generasi milenial. Selain itu, employee&#13;
engagement memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan work-life&#13;
balance dalam meningkatkan kinerja karyawan. Hal ini menunjukkan bahwa&#13;
keterlibatan emosional, komitmen, dan rasa memiliki karyawan terhadap organisasi&#13;
memegang peranan penting dalam mendorong kinerja yang optimal. Oleh karena&#13;
itu, perusahaan diharapkan dapat menciptakan kebijakan yang mendukung&#13;
keseimbangan kehidupan kerja serta meningkatkan keterlibatan karyawan guna&#13;
mencapai kinerja yang berkelanjutan.
</summary>
<dc:date>2026-01-05T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Electronic Word of Mouth, Key Opinion Leader, dan Electronic Service Quality terhadap Minat Beli Produk MOP Beauty by Tasya Farasya di Platform Shopee</title>
<link href="http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1582" rel="alternate"/>
<author>
<name>Persius, Angel Andromeda</name>
</author>
<id>http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1582</id>
<updated>2026-01-21T07:59:42Z</updated>
<published>2026-01-08T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Electronic Word of Mouth, Key Opinion Leader, dan Electronic Service Quality terhadap Minat Beli Produk MOP Beauty by Tasya Farasya di Platform Shopee
Persius, Angel Andromeda
Perkembangan e-commerce dan pemasaran digital mendorong perubahan perilaku konsumen dalam mengambil keputusan pembelian, khususnya pada industri kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Electronic Word of Mouth (e-WOM), Key Opinion Leader (KOL), dan Electronic Service Quality terhadap minat beli produk MOP Beauty by Tasya Farasya yang dipasarkan melalui platform Shopee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap responden yang pernah membeli produk MOP Beauty di Shopee. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-WOM, KOL, dan Electronic Service Quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa ulasan konsumen, kredibilitas figur publik, serta kualitas layanan berbasis elektronik memegang peranan penting dalam membentuk ketertarikan konsumen terhadap produk kecantikan di platform e- commerce. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian pemasaran digital serta menjadi referensi praktis bagi pelaku usaha dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan berorientasi pada konsumen.
</summary>
<dc:date>2026-01-08T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Job Stress dan Burnout terhadap Turnover Intention Karyawan (Studi pada Generasi Z di Kabupaten Tangerang)</title>
<link href="http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1581" rel="alternate"/>
<author>
<name>Melviana, Melviana</name>
</author>
<id>http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1581</id>
<updated>2026-01-21T07:42:21Z</updated>
<published>2026-01-13T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Job Stress dan Burnout terhadap Turnover Intention Karyawan (Studi pada Generasi Z di Kabupaten Tangerang)
Melviana, Melviana
Penelitian ini menyelidiki bagaimana stress yang berasal dari pekerjaan dan&#13;
kelelahan emosional mempengaruhi niat keluar karyawan dari Generasi Z di&#13;
Kabupaten Tangerang. Latar belakang menunjukkan adanya kecenderungan tinggi&#13;
untuk berpindah pekerjaan (job hopping) di kalangan Generasi Z, yang disebabkan&#13;
oleh tekanan kerja dan ketidakpuasan, di mana 83% partisipan dalam survei&#13;
memiliki durasi kerja rata-rata hanya 2 tahun 3 bulan. Studi ini menggunakan&#13;
metode kuantitatif dan melakukan survei terhadap 130 peserta yang dipilih melalui&#13;
purposive sampling. Data berhasil diperoleh melalui kuesioner daring dan dianalisis&#13;
menggunakan regresi linear berganda setelah menjalani uji asumsi klasik Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa job stress berpengaruh positif dan signifikan terhadap&#13;
turnover intention dengan koefisien regresi β = 0,227 dan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05.&#13;
Selain itu, burnout juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention&#13;
dengan koefisien regresi β = 0,619 dan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05, serta memiliki&#13;
pengaruh yang lebih dominan. Secara simultan, job stress dan burnout berpengaruh&#13;
signifikan terhadap turnover intention dengan nilai F hitung = 176,514 dan&#13;
signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Nilai koefisien determinasi (R² = 0,736) menunjukkan&#13;
bahwa 73,6% turnover intention dipengaruhi oleh job stress dan burnout,&#13;
sedangkan 26,4% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan temuan&#13;
tersebut, perusahaan disarankan untuk lebih memperhatikan pengelolaan stres kerja&#13;
serta pencegahan burnout guna menurunkan tingkat turnover intention, khususnya&#13;
pada karyawan Generasi Z.
</summary>
<dc:date>2026-01-13T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Reputasi Perusahaan dan E-Recruitment terhadap Minat Melamar Pekerjaan (Studi Kasus pada Generasi Z di Wilayah Tangerang Raya)</title>
<link href="http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1580" rel="alternate"/>
<author>
<name>Gracia, Ribka</name>
</author>
<id>http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1580</id>
<updated>2026-01-21T07:38:00Z</updated>
<published>2026-01-09T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Reputasi Perusahaan dan E-Recruitment terhadap Minat Melamar Pekerjaan (Studi Kasus pada Generasi Z di Wilayah Tangerang Raya)
Gracia, Ribka
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam praktik recruitment sumber daya manusia, terutama dalam menarik minat Generasi Z yang dikenal sebagai generasi digital native. Generasi ini cenderung mempertimbangkan reputasi perusahaan serta kemudahan proses recruitment berbasis digital sebelum memutuskan untuk melamar pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reputasi perusahaan dan e-recruitment terhadap minat melamar kerja pada Generasi Z di Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh dari 180 responden Generasi Z berusia 18–28 tahun yang berdomisili atau beraktivitas di wilayah Tangerang dan memiliki pengalaman dalam mencari pekerjaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reputasi perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat melamar kerja. E-recruitment juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat melamar kerja. Secara simultan, reputasi perusahaan dan e-recruitment memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat melamar kerja Generasi Z di Tangerang. Temuan ini menunjukkan bahwa perusahaan perlu membangun citra positif serta mengoptimalkan sistem recruitment digital yang efektif, transparan, dan mudah diakses untuk meningkatkan daya tarik bagi generasi muda.
</summary>
<dc:date>2026-01-09T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
