Abstract:
20166120041 - Pada masa sekarang ini persaingan perusahaan di Indonesia khususnya sektor consumer
goods semakin ketat. Hal tersebut disebabkan karena barang-barang konsumsi selalu
dibutuhkan oleh masyarakat sehingga membuat perusahaan sektor consumer goods
memiliki prospek yang lebih menjanjikan dari segi finansialnya. Penelitian ini bertujuan
untuk menguji pengaruh current ratio (X1), total asset turnover (X2), dan debt to equity
ratio (X3) terhadap harga saham (Y) pada perusahaan consumer goods yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2018.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel pada
penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan populasi 51 perusahaan
dan sampel sebanyak 26 perusahaan. Metode analisa yang digunakan adalah statistik
deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis (uji parsial
(t), uji simultan (F), dan koefisien determinasi (R2)). Hasil uji parsial penelitian ini
menunjukkan current ratio dan debt to equity berpengaruh negatif dan signifikan
terhadap harga saham, sedangkan total asset turnover tidak berpengaruh terhadap harga
saham. Secara simultan current ratio, total asset turnover, dan debt to equity ratio
berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham